Breaking News

Sejumlah 46 Polwan Polres Sragen Terima Pengarahan Ibu Asuh Diulang Tahunnya Yang ke 69

 

tribratanews.polressragen.com, Sragen – Sejumlah 46 Polisi Wanita polres Sragen, terima pengarahan Ketua Bhayangkari Cabang Sragen nyonya Tia Arif Budiman selaku ibu asuh Polwan Polres Sragen, dalam rangkaian merayakan hari ulang tahun ke 69 tahun 2017, Selasa (05/09/2017).

Hari ulang tahun Polisi Wanita yang jatuh setiap tanggal 1 september, dalam usianya yang ke 69
kini diperingati secara sederhana di Polres Sragen diawali dengan pengarahan ibu asuh Polwan. Hadir pula dalam arahan Ibu Asuh Polwan yakni Wakil Ketua Bhayangkari Cabang Sragen nyonya Indri Danu Pamungkas Totok, sekaligus mendampingi Ibu Asuh dalam pengarahannya, serta sejumlah 6 orang pengurus Bhayangkari.

Dalam kehadirannya di tengah tengah polisi wanita Sragen, Ketua Bhayangkari Cabang Sragen dan rombongan disambut oleh senior Polwan Sargen Kompol Suyatmi. Dalam penyambutannya, kompol suyatmi merasa sangat tersanjung dan terharu bisa bertatap muka langsung dengan ibu asuh Polwan, meski kini telah berusia 69 tahun, namun Kompol Suyatmi mengatakan baru kali ini bertatap muka langsung dengan ibu asuh di Polres Sragen. “ Selama ini kami selalu merayakan hari ulang tahun di tingkat polda, jadi baru kali ini kita merasakan bisa berulangtahun bersama dengan ibui asuh di Polres Sragen, terlebih saat ini, ibu asuh sangat perhatian, dan memberikan dukungan penuh terhadap setiap langkah polwan sragen, “ kata Kompol Suyatmi antusias.
Sementara itu dalam pengarahannya, nyonya Tia Arif Budiman yang baru kali pertama menjabat sebagai ibu asuh, mengatakan bahwa Polwan, terutama di Polres Sragen itu adalah wanita pilihan, “ hal ini dilihat dari rekruitmennya saja sudah susah, diiringi dengan doa, usaha, ikhtiar untuk bisa memakai baju dinas Polri, “ kata nyonya Tia.

“ Tidak semua orang bisa memakai baju Polwan, itulah sebabnya kenapa Polwan saya sebut sebagai Wanita Pilihan, “

“ Berkaitan dengan Wanita Pilihan , yuk sama sama kita menggali niat kita dulu apa untuk menjadi wanita pilihan, dengan pekerjaan yang begitu mulia yang dapat mengayom dan melayani masyarakat, dan selanjutnya menggali potensi diri, sehingga ada yang bisa dibanggakan ada yang bisa di gali dari diri kita sendiri, siapa tahu kedepan menempati posisi strategis yang bisa di banggakan, “

“ Polwan itu adalah polisi yang bergender wanita, jadi dia itu adalah sisi feminimnya polisi laki laki, meski feminim namun ia kuat tidak lemah, “ kata Tia

Kecuali itu, kepada para polwan beliau juga meminta bahwa Polwan Sragen harus memiliki 3 kriteria yakni Santun, Manis, dan ramah. Dalam arti polisi wanita adalah sisi feminimnya polisi laki laki yang langsung bersentuhan dengan masyarakat, jadi dalam segala sikapnya haruslah santun lebih spesifik lagi polwan janganlah sampai mencoreng nama baik Polri, sebagaimana usaha besar bapak Kapolri dalam menaikan citra Polri di masyarakat.

Sedangkan manis, nyonya Tia berharap polisi wanita itu hendaklah enak di lihat, dan juga enak di hati , menyenangkan hati, sedangkan berkaitan dengan sikap ramah polwan, nyonya Tia berharap polwan Sragen ramah namun tidaklah murah.

Ia juga berharap kepada seluruh Polwan agar berhati hati berkaitan dengan media sosial , seperti dicontohkan saat mengeshare media, terkhusus yang sifatnya pribadi. Saling menghormati antara senior dengan yunior, antara Bhayangkari dengan Polwan.

Diakhir arahannya, nyonya Tia berharap agar Polwan dalam memilih suami sangatlah berhati hati, jangan sampai salah memilih karena akibatnya sangat fatal, dan penyesalannya seumur hidup, “ pungkasnya menutup arahan kepada sejumlah 46 Polwan Sragen, sebelum memberikan cindera mata kepada senior Polwan.

(Tatik – Humas Polres Sragen)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*