Breaking News

Rencana AksiDamai Unra KOMPPAS di Kejari, Polres Sragen Kerahkan 226 Personil

tribratanewspolressragen.com,Sragen – Ratusan personil di kerahkan Kapolres Sragen Polda Jawa Tengah AKBPYimmy Kurniawan amankan rencana aksi damai unjuk rasa yang di gelar KomunitasPeduli dan Pemerhati Sragen (KOMPPAS) pagi ini, Senin (17/12/2018) di alun alunSasono Langen Putro Sragen.

Penggelaran
personil pengamanan aksi damai unjuk rasa oleh lembaga sosial masyarakat
KOMPPAS yang rencana akan diikuti oleh ribuan massa di awali dengan apel
kesiapan pasukan, di pimpin Kapolres diikuti sejumlah 226 personil. Dalam
arahannya, Kapolres menekankan harus ada anggota polri di setiap kegiatan
masyarakat.

“ biarpun
itu hanya acara kondangan, namun bila itu mendatangkan masyarakat yang cukup
banyak, yang harus ada anggota polri di tengah tengah masyarakat, termasuk
apabila ia menggunakan bahu jalan ataupun menutup jalan, tolong di monitor dan
koordinasikan dengan kita. Dan rekan kapolsek harus monitor bila memerlukan
tindakan dari polres silahkan di koordinasikan, “ ujarnya dalam arahan.

Selain juga
menguraikan agenda tahunan tentang natal dan tahun baru 2019 yang akan
menghadirkan habib syech. AKBP Yimmy juga mempertajam bahwa hari ini akan
dilangsungkan kegiatan aksi damai unjuk rasa yang di gelar oleh kelompok
KOMPPAS.

Sementara itu,sebagaimana juga di beberkan oleh Kabag Ops dalam arahannya mendampingiKapolres. Bahwa pada pagi ini sesuai pemberiatahuan yang di terima polressragen, kelompok KOMPPAS akan melakukan unjuk rasa dalam bentuk aksi keprihatinanbertempat di alun alun sragen  ini.nantinya perwakilan KOMPPAS akan melaksanakan long marck hingga ke kantorkejaksaan negeri sragen.

“Aksi ini
rencana akan di pimpin oleh koordinator KOMPPAS Narto Pelo, dalam aksi ini
nanti koordinator KOMPPAS akan menyerahkan surat aksi keprihatinan atas di
tetapkannya saudara AS sebagai tersangka dalam kasus tindak pidana korupsi, “ kata
Kabag Ops.

Kabag Ops
kembali menerangkan bila dalam aksi damai ini nanti akan di gelar acara orasi
oleh Narto Pelo atau ketua KOMPPAS. “ Dalam orasi sudah kita ingatkan tidak ada
ujaran kebencian, juga tidak mengeluarkan fitnah atau bernuansa politik. Tidak ada
ajakan coblos sana coblos sini. Nanti pak Kasat Reskrim harus menempel terus, supaya
persis dengan apa yang sudah di koordinasikan sebelumnya. Juga dalam long mack
hanya perwakilan sepuluh orang saja yang melakukan dan tidak lebih, “ paparnya.

Kabag Ops
mewakili Kapolres juga menegaskan agar dokumentasi dipertajam apabila ada
ucapan ucapan atau hal yang sekiranya membutuhkan tindak lanjut, yang sekiranya
ada mengundang gesekan gesekan segera tindak tegas.

(Humas
Polres Sragen)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*